SautBox

Kalender Bali

Album KMHB

Dharma Yatra KMHB STAN 2010


”Kami Bangga Menjadi Hindu”

Acara Dharmayatra ini adalah kali kelima selama berdirinya KMHB STAN Jakarta. Acara Dharmayatra dilaksanakan pada tanggal 7- 9 Mei 2010. Pada Dharmayatra kali ini, KMHB STAN Jakarta mengunjungi umat sedharma yang ada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ketiga pura dikunjungi adalah Pura Pucang Sari, Pura Bhuana Pertiwi, dan Pura Satya Dharma Putra.


Rombongan Dharmayatra berangkat pada hari Jumat, 7 Mei 2010 sekitar pukul 19.00 dari Kampus STAN Jakarta menuju Rawamangun untuk mengadakan persembahyangan dan menjemput alumni yang akan ikut. Jadwal keberangkatan ini tidak sesuai dengan yang direncanakan, yakni semula direncanakan pukul 17.00.  Hal ini terjadi karena adanya anggota KMHB dan alumni yang terlambat datang ke tempat pemberangkatan di depan GKI.

Rombongan Dharmayatra tiba di Pura Rawamangun sekitar pukul 20.15. Sesampai di sana, seluruh rombongan mengadakan persembahyangan sebelum keberangkatan. Setelah persembahyangan selesai, kami berangkat pada pukul 21.10 WIB. Sabtu, 8 Mei 2010 sekitar pukul 11.30 WIB. Bantuan yang disalurkan yaitu sebagai berikut buku-buku bacaan tentang religi, sosial, cerita fiksi dan non fiksi, kitab Bhagawan Gita, yang disumbangkan di Pura Pucang Sari, Pura Satya Dharma Putra dan Pura Bhuana Pertiwi Perlengkapan sembahyang dan dan kain wastra serta donasi berupa dana dan program beasiswa PHDI Pusat.

Di Pura Pucang Sari sambutan warga begitu hangat ketika rombongan datang. Setelah persembahyangan bersama, selanjutnya diadakan ramah tamah dengan seluruh warga dan pemangku pura. Suasana kekeluargaan sangat kental kami rasakan. Perjalanan kami lanjutkan ke Pura Bhuana Pertiwi, pura ini tidak bisa dijangkau oleh bis, kami beserta rombongan berjalan kaki menuju lokasi pura yang terletak di tengah areal persawahan dan hutan. Tidak jauh berbeda dengan di pura pertama, warga disini sangat antusias dan ramah. Di Pura bhuana pertiwi kami mendapat wejangan dari Romo yang kebetulan pada saat itu datang ke Pura Bhuana Pertiwi. Wejangan beliau tentang bangganya menjadi seorang hindu dan perjalan merintis kembali hindu di Klaten. Menjelang senja, kami menuju Pura Satya Dharma Putra, pura terakhir yang akan kami kunjungi dalam rangkaian acara dharma yatra. Setibanya disana ternyata listrik di areal pura padam, persembahyangan pun ditunda sejenak, hingga akhirnya listrik menyala kembali. Dalam sambutannya pemangku pura menyatakan terimakasihnya kepada rombongan dan bercerita tentang sejarah pura dan hindu di Klaten.

Mungkin terdengar sederhana jika kita bertemu saudara hindu di berbagai penjuru nusantara, tapi melalui kegiatan ini sebuah pelajaran yang berharga kami petik bahwa ”kami bangga menjadi seorang Hindu”.

Komentar:

5 Responses to “Dharma Yatra KMHB STAN 2010”

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco