<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kmhbstan.org</title>
	<atom:link href="http://kmhbstan.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kmhbstan.org</link>
	<description>KMHBSTAN.ORG - Keluarga Mahasiswa Hindu Budha STAN Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jul 2010 07:32:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dharma Yatra KMHB STAN 2010</title>
		<link>http://kmhbstan.org/730/</link>
		<comments>http://kmhbstan.org/730/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 07:15:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kmhb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kmhbstan.org/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[”Kami Bangga Menjadi Hindu”
Acara Dharmayatra ini adalah kali kelima selama berdirinya KMHB STAN Jakarta. Acara Dharmayatra dilaksanakan pada tanggal 7- 9 Mei 2010. Pada Dharmayatra kali ini, KMHB STAN Jakarta mengunjungi umat sedharma yang ada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ketiga pura dikunjungi adalah Pura Pucang Sari, Pura Bhuana Pertiwi, dan Pura Satya Dharma Putra.


Rombongan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>”Kami Bangga Menjadi Hindu”</em></p>
<p style="text-align: left;">Acara Dharmayatra ini adalah kali kelima selama berdirinya KMHB STAN Jakarta. Acara Dharmayatra dilaksanakan pada tanggal 7- 9 Mei 2010. Pada Dharmayatra kali ini, KMHB STAN Jakarta mengunjungi umat sedharma yang ada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ketiga pura dikunjungi adalah Pura Pucang Sari, Pura Bhuana Pertiwi, dan Pura Satya Dharma Putra.<span id="more-730"></span><strong><a href="http://kmhbstan.org/wp-content/uploads/2010/07/32581_1327350736289_1006557244_30760587_3288366_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-731 aligncenter" title="32581_1327350736289_1006557244_30760587_3288366_n" src="http://kmhbstan.org/wp-content/uploads/2010/07/32581_1327350736289_1006557244_30760587_3288366_n-300x183.jpg" alt="" width="300" height="183" /></a></strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: left;">Rombongan Dharmayatra berangkat pada hari Jumat, 7 Mei 2010 sekitar pukul 19.00 dari Kampus STAN Jakarta menuju Rawamangun untuk mengadakan persembahyangan dan menjemput alumni yang akan ikut. Jadwal keberangkatan ini tidak sesuai dengan yang direncanakan, yakni semula direncanakan pukul 17.00.  Hal ini terjadi karena adanya anggota KMHB dan alumni yang terlambat datang ke tempat pemberangkatan di depan GKI.</p>
<p style="text-align: left;">Rombongan Dharmayatra tiba di Pura Rawamangun sekitar pukul 20.15. Sesampai di sana, seluruh rombongan mengadakan persembahyangan sebelum keberangkatan. Setelah persembahyangan selesai, kami berangkat pada pukul 21.10 WIB. Sabtu, 8 Mei 2010 sekitar pukul 11.30 WIB. Bantuan yang disalurkan yaitu sebagai berikut buku-buku bacaan tentang religi, sosial, cerita fiksi dan non fiksi, kitab Bhagawan Gita, yang disumbangkan di Pura Pucang Sari, Pura Satya Dharma Putra dan Pura Bhuana Pertiwi Perlengkapan sembahyang dan dan kain wastra serta donasi berupa dana dan program beasiswa PHDI Pusat.</p>
<p style="text-align: left;">Di Pura Pucang Sari sambutan warga begitu hangat ketika rombongan datang. Setelah persembahyangan bersama, selanjutnya diadakan ramah tamah dengan seluruh warga dan pemangku pura. Suasana kekeluargaan sangat kental kami rasakan. Perjalanan kami lanjutkan ke Pura Bhuana Pertiwi, pura ini tidak bisa dijangkau oleh bis, kami beserta rombongan berjalan kaki menuju lokasi pura yang terletak di tengah areal persawahan dan hutan. Tidak jauh berbeda dengan di pura pertama, warga disini sangat antusias dan ramah. Di Pura bhuana pertiwi kami mendapat wejangan dari Romo yang kebetulan pada saat itu datang ke Pura Bhuana Pertiwi. Wejangan beliau tentang bangganya menjadi seorang hindu dan perjalan merintis kembali hindu di Klaten. Menjelang senja, kami menuju Pura Satya Dharma Putra, pura terakhir yang akan kami kunjungi dalam rangkaian acara dharma yatra. Setibanya disana ternyata listrik di areal pura padam, persembahyangan pun ditunda sejenak, hingga akhirnya listrik menyala kembali. Dalam sambutannya pemangku pura menyatakan terimakasihnya kepada rombongan dan bercerita tentang sejarah pura dan hindu di Klaten.</p>
<p style="text-align: left;">Mungkin terdengar sederhana jika kita bertemu saudara hindu di berbagai penjuru nusantara, tapi melalui kegiatan ini sebuah pelajaran yang berharga kami petik bahwa ”<strong>kami bangga menjadi seorang Hindu”.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kmhbstan.org/730/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keluarga Mahasiswa Hindu Budha</title>
		<link>http://kmhbstan.org/keluarga-mahasiswa-hindu-budha/</link>
		<comments>http://kmhbstan.org/keluarga-mahasiswa-hindu-budha/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 09:09:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kmhb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Hindu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kmhbstan.org/?p=712</guid>
		<description><![CDATA[(kira-kira akan muncul di profil KMHB pada majalah Dinamika)
Agama Hindu adalah salah satu agama yang diakui di Republik Indonesia. Jika diperhatian, harus diakui kenyataannya bahwa Hindu tergolong minoritas, dari sisi kuantitas penganutnya.

Namun, sekecil apapun jumlahnya, tetap bagian dari bangsa, dan ikut menambah kaya warna kebhinekaan Indonesia. Penganut dengan jumlah sekecil apapun, harus punya payung penaung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><em>(kira-kira akan muncul di profil KMHB pada majalah Dinamika)</em></p>
<p style="text-align: left;">Agama Hindu adalah salah satu agama yang diakui di Republik Indonesia. Jika diperhatian, harus diakui kenyataannya bahwa Hindu tergolong minoritas, dari sisi kuantitas penganutnya.</p>
<p><span id="more-712"></span></p>
<p><a href="http://kmhbstan.org/wp-content/uploads/2010/07/20090531055203Bali_Omkara_Red.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-718" title="20090531055203!Bali_Omkara_Red" src="http://kmhbstan.org/wp-content/uploads/2010/07/20090531055203Bali_Omkara_Red-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a>Namun, sekecil apapun jumlahnya, tetap bagian dari bangsa, dan ikut menambah kaya warna kebhinekaan Indonesia. Penganut dengan jumlah sekecil apapun, harus punya payung penaung <em>-apalagi sebagai perantau-</em> agar kecintaan pada agama dan jiwa spiritual religiusnya tidak hilang. Sudah lebih dari 5.000-an tahun Hindu ada di Bumi, dan kelangsungannya kini adalah tanggung jawab generasi sekarang semua sebagai pewarisnya.</p>
<p>Untuk itulah KMHB STAN berdiri pada tanggal 18 September 1979 dengan beranggotakan tiga orang. Namanya bukan diracik sembarangan. Diawali kata <strong>“keluarga”, </strong>karena memang begitulah cita-cita berdirinya KMHB, yang dituangkan dalam visinya: <em>“menyediakan wadah untuk menjalin dan membina rasa kebersamaan, kesetiakawanan, khususnya diantara anggota dan dengan masyarakat kampus pada umumnya melalui pembinaan mental dan aspek spiritual”. </em>Disinilah tempat masyarakat Hindu STAN belajar menjadi keluarga yang baik, sekaligus menjadi tetangga yang baik pula.</p>
<p>Kegiatan KMHB sendiri mayoritas bernuansa keagamaan dan kebudayaan. Mulai dari persembahyangan rutin setiap hari raya purnama/tilem, piodalan di pura yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya, diskusi agama, hingga acara semacam <em>ngelawar </em>bersama, diadakan disini. Sosialisasi mengenai STAN di Bali dan menyelenggarakan <em>tryout</em> USM juga rutin diselenggarakan KMHB.</p>
<p>Sebagai orang Hindu, melihat isi organisasi KMHB akan sangat unik, sekaligus membanggakan.</p>
<p>Mengapa?</p>
<p>Karena anggotanya memperlihatkan keragaman wajah Hindu. Selain sesuai namanya, menaungi Budha, terdapat pula Hindu bernuansa India, Singh, umat Hindu dari Lampung, Makassar, Jawa, dan berbagai daerah lainnya disini. Itu bukanlah menunjukkan Hindu yang terpecah-pecah, justru itu memberi tahu kita, bahwa menjadi Hindu bukanlah masalah memakai beras di dahi atau bunga ditelinga, bukan memakai merah-merah di dahi, bukan sekedar selalu melafalkan bahasa India, atau lainnya. Hindu bukanlah penyeragaman budaya, namun Hindu adalah sebutan bagi para umat yang percaya pada adanya <em>Sang Pencipta</em>, yang memberi nafas kehidupan pada makhluk berupa <em>Atman, </em>dimana para makhluk di dunia terikat pada hukum <em>Karmaphala, </em>namun selalu diberi kesempatan memperbaiki diri melalui <em>Reinkarnasi</em>. Tujuan utamanya bukan kesenangan sorga, tapi mencapai <em>Moksa. </em>Bagi yang percaya akan lima hal itu, itulah penganut Hindu, dan disini, itulah Keluarga Mahasiswa Hindu Budha, bagaimanapun rupa kulit luar mereka.</p>
<p>Akhir kata, bagi keluarga sesama umat Hindu, mari wujudkan KMHB untuk menjadi rumah yang nyaman, sekaligus bermanfaat. Mari menjadi tetangga yang baik dan hangat bagi keluaga lainnya, sesama hidup dalam lingkup bernegara maupun dunia, dalam persaudaraan dan kekeluargaan.</p>
<p>Semoga semua diliputi kedamaian!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kmhbstan.org/keluarga-mahasiswa-hindu-budha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wajah Baru Situs KMHB</title>
		<link>http://kmhbstan.org/wajah-baru-situs-kmhb/</link>
		<comments>http://kmhbstan.org/wajah-baru-situs-kmhb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 00:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kmhb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kmhbstan.org/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Om Swastyastu,
Puji Syukur saya panjatkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena berkat Beliau saya bisa memperbaiki situs kmhb yang sudah saya rusak. . .Heheheh. . .
Ceritanya 2 hari yang lalu, saya ingin mengupdate versi wordpress (wordpress itu script yang digunakan untuk membuat situs ini, mirip dengan blogspot). Dari versi 2.8 ke 2.9 .Tapi tiba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Om Swastyastu,</p>
<p>Puji Syukur saya panjatkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena berkat Beliau saya bisa memperbaiki situs kmhb yang sudah saya rusak. . .Heheheh. . .<span id="more-706"></span></p>
<p>Ceritanya 2 hari yang lalu, saya ingin mengupdate versi wordpress (wordpress itu script yang digunakan untuk membuat situs ini, mirip dengan blogspot). Dari versi 2.8 ke 2.9 .Tapi tiba -tiba setelah selesai update, situsnya malah rusak. . .T_T</p>
<p>&#8220;Ya sudahlah, karena terlanjur basah ya lanjutin aja update websitenya&#8221;.</p>
<p>Untung ada back up data, tapi ketika mau direstore. . .Database Error. . .T_T</p>
<p>Akhirnya mutusin install ulang wordpress. . .Nyari template baru yang lebih smooth dan  imut (seperti yang dibilang eldy). Masalah posting pertamanya bingung, gmn cara jelasinnya ntar klo saya udah ngerusakin situs. . .n_n</p>
<p>Coba-coba import sql yg ada di back up, tenyata mau. . .&#8221;Hehe paling ga dimarahin&#8221;</p>
<p>Yah jadilah seperti sekarang ini. . .</p>
<p>Sekedar info osting kmhb saat ini 50MB</p>
<p>Control panel dan alat-alat dasar lainnya ngabisin setengahnya, situsnya menghabiskan sekitar 17 MB, sisa spacenya sekitar 5MB.</p>
<p>Selain itu saya juga sudah membuat situs yang khusus anggota KMHB untuk mengisi database sendiri semudah membuat profil di fb (ini yang saya maksud dengan fitur krama KMHB). . .</p>
<p>Mungkin nanti akan saya isi di side bar sebelah kanan link menuju script itu.</p>
<p>Misalnya nanti saya mendaftar di fitur itu memilih program D III tahun masuk 2009, maka secara otomatis saya akan dimasukkan dalam daftar tingkat I.</p>
<p>Harapannya sebenarnya untuk mempermudah kinerja sie database untuk mendata alumni dan anggota.</p>
<p>Sekian penjelasan dari saya, sekarang tinggal siap-siap buat menerima kritik dan saran, pujian atau cercaan, hheehheh. . .</p>
<p>NB:Mohon maaf bila ada kesalahan kata-kata, sudah lama tidak membuat tulisan baku. . .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kmhbstan.org/wajah-baru-situs-kmhb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menuai Janji-Janji yang Berbuah Manis</title>
		<link>http://kmhbstan.org/menuai-janji-janji-yang-berbuah-manis/</link>
		<comments>http://kmhbstan.org/menuai-janji-janji-yang-berbuah-manis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 05:53:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kmhb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kmhbstan.org/?p=683</guid>
		<description><![CDATA[“Ntar ketemu di final ya de…” itulah janji tim FlatZ kepada tim Bali saat bertemu dalam laga sparing sebelum dimulainya liga jabar. Tak ada yang menyangka. Berbekal semangat untuk menepati janji itu kedua tim akhirnya mencatatkan namanya dalam pertandingan paling bergengsi di regional Jawa barat itu.  Angin sepoi-sepoi dan cuaca yang agak mendung tampaknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Ntar ketemu di final ya de…” itulah janji tim FlatZ kepada tim Bali saat bertemu dalam laga sparing sebelum dimulainya liga jabar. Tak ada yang menyangka. Berbekal semangat untuk menepati janji itu kedua tim akhirnya mencatatkan namanya dalam pertandingan paling bergengsi di regional Jawa barat itu.  Angin sepoi-sepoi dan cuaca yang agak mendung tampaknya begitu menanti-nantikan pertandingan yang satu ini. Minggu, 11 april 2010, seperti biasa pada pukul 16.00 lapangan “kurukshetra” mbm telah dipenuhi supporter kedua belah pihak yang akan bertanding. Dari sisi barat tepat dibelakang gawang ada pendukung dari tim Bali FC. Tak begitu banyak, maklumlah hari ini jadwalnya berbenturan dengan Darma Santhi Kmhdi. Jadi mereka yang datang tidak dalam keadaan <span id="more-683"></span>full supporter. Tepat di sebelah pendukung bali fc adalah pendukung dari FlatZ. nampak sekali keakraban diantara kedua supporter tim. Usut punya usut ternyata banyak supporter yang memang telah saling kenal baik di dalam dunia perkuliahan maupun dunia sepakbola.   Setelah melakukan persiapan sampai pukuk 16.30, acara yang dinanti-nantikan pun dimulai. Kedua tim yang bertanding seakan terbakar dalam merahnya lapangan mbm. Burning!!!!!!!!. Tim bali kali ini diperkuat starting nine terbaiknya. Pram, Didip, Toa, Raj, Dewa, Arya, Nova, Eldy dan Dedek. Sangat berbeda ketika mengalahkan bogor 4-1 pada semifinal kemarin dimana masih ada beberapa pemain sedang berlibur di Bali. Tim flatZ juga tidak kalah garangnya. Ada reza disana! 2 gol yang disarangkan melalui tendangan bebas pada saat penyisihan kemarin cukup memperlihatkan batang hidungnya. Apalagi rekor kemenangan flatZ pada semifinal yang berhasil mengalahkan Batavia 4-3(pen), menjadi semangat tersendiri bagi kedua tim untuk saling menjatuhkan. Batavia yang notabene pernah mengalahkan Tim Bali di penyisihan group kini menyerah dikaki flatZ, sungguh tantangan yang luar biasa. Pertandingan dimulai dengan bola berada pada sisi Bali FC. Sejak saat itu juga terlihat bagaiman permainan Bali Fc mengurung taktik tim FlatZ. beberapa spekulasi yang di lancarkan pemain Bali fc belum bias membobol gawang FlatZ. Sampai akhirnya Eldy memecah kebuntuan dengan tendangan menukik khas tsubasanya. 1-0 untuk Bali fc. Banyak kesempatan yang didapatkan tim bali fc. Namun mereka belum bisa mengkonversinya menjadi gol. Kesabaran berbuah hasil manis. Berawal dari tendangan sudut yang diambil Nova, bola bergerak dengan lintasan “pisang” dan mengenai pemain belakang tim FlatZ. salah pengertian ternyata gesekan bola dan pemain belakang menyebabkan bola terpantul masuk ke sarang si penjaga gawang. 2-0 bali memimpin. Sebelum berakhirnya babak pertama, satu tendangan harimau dari Arya lurus menyusur lapangan dan mengarah ke kipper. Begitu kerasnya, kipper tidak dapat menangkap bola dengan sempurna. Bola muntah itu tidak disia-siakan Dedek yang dengan cermat membaca pergerakan bola. Begitu cepat begitu cerdik ia membuat semua harapan gol dari arya menjadi sebuah kenyataan. 3-0 untuk bali fc.   Babak kedua merupakan ajang balas dendam bagi tim flatZ. Tertinggal 0-3 tidak menurunkan semangat mereka. Permainan tim FlatZ mulai berkembang. Serangan demi serangan mulai dilancarkan namun belum bisa melumpuhkan benteng tim Bali. Terlalu asik menyerang akhirnya mereka kedodoran dengan serangan balik cepat yang dilancarkan tim bali fc. Ketidakharmonisan antara pemain belakang FlatZ dimanfaatkan dengan begitu baik oleh pemain tim Bali fc. 1 gol bunuh diri kembali menjadi hadiah bagi serangan bali fc. Gol ini seperti ajang nostalgia bagi satria yang pernah bunuh diri dengan cara yang sama. Sampai-sampai dewa cakrabuana nyeletuk, “benar-benar berjiwa hara-kiri!!”.  Kemenangan 4-0 ini bertahan hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan. Dengan begitu sorak gembira para pemain-supporter bali fc telah menandakan bahwa kemenangan ini bukan kemenangan bali fc sebagai tim, tapi kemenangan bali fc sebagai suatu ikatan antara pemain-supporter.  KEMENANGAN INI ADALAH KEMENANGAN KITA BERSAMA!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kmhbstan.org/menuai-janji-janji-yang-berbuah-manis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kami Belum Mati!!!!</title>
		<link>http://kmhbstan.org/kami-belum-mati/</link>
		<comments>http://kmhbstan.org/kami-belum-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 13:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kmhb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kmhbstan.org/2010/02/kami-belum-mati/</guid>
		<description><![CDATA[Pertandingan kedua Liga Jabar antara Bali FC vs Kembang (Bandung) berakhir duka bagi tim Bali FC. Turun ke lapangan tanpa seorang komandan nampaknya yang menjadi alasan utama kekalahan ini. &#8220;care siap sambehin injin&#8221; nampaknya pepatah ini sangat cocok bagi permainan tim Bali FC.
Babak pertama berjalan alot antara kedua tim. Serangan-serangan dari tim Bali FC mampu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertandingan kedua Liga Jabar antara Bali FC vs Kembang (Bandung) berakhir duka bagi tim Bali FC. Turun ke lapangan tanpa seorang komandan nampaknya yang menjadi alasan utama kekalahan ini. &#8220;care siap sambehin injin&#8221; nampaknya pepatah ini sangat cocok bagi permainan tim Bali FC.<span id="more-648"></span></p>
<p>Babak pertama berjalan alot antara kedua tim. Serangan-serangan dari tim Bali FC mampu diredam lini pertahanan Kembang. Kekosongan yang ditinggalkan sang kapten mulai terasa ketika permainan Kembang berKembang. Tim Bali FC tersentak ketika satu serangan cepat Kembang berbuah gol. Tapi ini belum cukup untuk mengejutkan dan menjatuhkan mental tim Bali FC. 1-0 untuk Kembang. Bali FC sempat mengancam gawang Kembang lewat tendangan dari dedek. Namun sayang hanya membentur mistar gawang. Pada babak kedua, masih dengan formasi yang sama Bali FC mencoba merubah kedudukan. Bali FC mencoba melakukan serangan demi serangan guna membobol gawang Kembang. Terlalu asik menyerang rupanya satu<em> counter attack</em> Kembang berkolaborasi dengan kesalahan pemain belakang Bali FC menghasilkan gol bunuh diri. Bermula dari tendangan <em>voley</em> oleh pemain tengah Kembang, Satria yang berperan sebagai tembok pertahanan Bali FC berusaha menghalau bola. Bola yang di-<em>heading</em> ternyata berlawanan arah dengan gerakan kiper Bali FC, Pram. Gol hasil kekurang kompakan lini belakang inipun membawa Kembang memimpin 2-0.<br />
Pergantian antara Dedek-Yudi M sedikit memberikan angin segar bagi permainan Bali FC yang kacau balau akibat gol bunuh diri tadi. Tak jarang terjadi duel-duel udara antar saudara bali. Lagi-lagi ini mengisyaratkan bahwa Bali FC terlalu tergantung pada sosok seorang Yudi TOA. Semangat Bali FC belum habis. Satu kesempatan emas akhirnya berbuah gol. Lemparan kedalam yang diambil eldy berhasil merobek jala kiper Kembang walau sempat menjadi kemelut di depan gawang. Bali FC pun menyusul dengan skor 2-1.<br />
Semangat yang kembali membara ternyata tidak cukup untuk memenangkan pertandingan. Bali FC akhirnya tunduk dikaki Kembang, 2-1. Di partai berikutnya Bali FC akan berhadapan dengan somasi(bekasi) yang telah dua kali mengalami kekalahan. 0-1 atas Kembang dan 1-5 atas batavia. Satu-satunya harapan Bali FC adalah memenangkan pertandingan ini. Segenap tim Bali FC pun menyerukan satu semboyan, kami belum mati!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kmhbstan.org/kami-belum-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
