Pertandingan kedua Liga Jabar antara Bali FC vs Kembang (Bandung) berakhir duka bagi tim Bali FC. Turun ke lapangan tanpa seorang komandan nampaknya yang menjadi alasan utama kekalahan ini. “care siap sambehin injin” nampaknya pepatah ini sangat cocok bagi permainan tim Bali FC.
Babak pertama berjalan alot antara kedua tim. Serangan-serangan dari tim Bali FC mampu diredam lini pertahanan Kembang. Kekosongan yang ditinggalkan sang kapten mulai terasa ketika permainan Kembang berKembang. Tim Bali FC tersentak ketika satu serangan cepat Kembang berbuah gol. Tapi ini belum cukup untuk mengejutkan dan menjatuhkan mental tim Bali FC. 1-0 untuk Kembang. Bali FC sempat mengancam gawang Kembang lewat tendangan dari dedek. Namun sayang hanya membentur mistar gawang. Pada babak kedua, masih dengan formasi yang sama Bali FC mencoba merubah kedudukan. Bali FC mencoba melakukan serangan demi serangan guna membobol gawang Kembang. Terlalu asik menyerang rupanya satu counter attack Kembang berkolaborasi dengan kesalahan pemain belakang Bali FC menghasilkan gol bunuh diri. Bermula dari tendangan voley oleh pemain tengah Kembang, Satria yang berperan sebagai tembok pertahanan Bali FC berusaha menghalau bola. Bola yang di-heading ternyata berlawanan arah dengan gerakan kiper Bali FC, Pram. Gol hasil kekurang kompakan lini belakang inipun membawa Kembang memimpin 2-0.
Pergantian antara Dedek-Yudi M sedikit memberikan angin segar bagi permainan Bali FC yang kacau balau akibat gol bunuh diri tadi. Tak jarang terjadi duel-duel udara antar saudara bali. Lagi-lagi ini mengisyaratkan bahwa Bali FC terlalu tergantung pada sosok seorang Yudi TOA. Semangat Bali FC belum habis. Satu kesempatan emas akhirnya berbuah gol. Lemparan kedalam yang diambil eldy berhasil merobek jala kiper Kembang walau sempat menjadi kemelut di depan gawang. Bali FC pun menyusul dengan skor 2-1.
Semangat yang kembali membara ternyata tidak cukup untuk memenangkan pertandingan. Bali FC akhirnya tunduk dikaki Kembang, 2-1. Di partai berikutnya Bali FC akan berhadapan dengan somasi(bekasi) yang telah dua kali mengalami kekalahan. 0-1 atas Kembang dan 1-5 atas batavia. Satu-satunya harapan Bali FC adalah memenangkan pertandingan ini. Segenap tim Bali FC pun menyerukan satu semboyan, kami belum mati!!!


No Responses to “Kami Belum Mati!!!!”