Bali Taklukkan Batavia 4-0
Tidak dapat disangkal peran Eldy dalam pertandingan Liga Jabar yang dilaksanakan tadi siang (30 Januari 2010) adalah lebih dari sekedar dua gol. dalam pertandingan yang memepertemukan antara Bali FC vs Batavia itu diakhiri dengan kemenangan Bali FC 4-0. 2 gol yang disumbangkan sosok mahasiswa semester 1 spesialisasi pajak ini tidak hanya sebagai penyumbang kemenangan, namun kontribusinya dalam pertandingan telah membangkitkan hasrat haus juara tim Bali FC. Maklum setelah ditinggal angkatan Wira CS, Bali FC belum pernah mengecap manisnya juara.
Tim Bali FC yang dipimpin oleh Yudi “TOA” Paramartha memilih untuk menampilkan formasi 3-3-1-1 dalam pertandingan kali ini. Master of mistar gawang ada ditangan Pram, lalu berjejer “Benteng Takeshi” pertahanan tim yang terdiri dari Yudi TOA, Raj, dan Bli Yudhis. Posisi tengah dikuasai oleh Nova, Arya dan Dewa Genis. Di depan ada Dedek yang dilapisi oleh the man of the match Eldy.
jalannya pertandingan cukup alot.
Berita Duka Cita
Om Swastiastu
Mrityorma Amrtam Gamaya
KMHB mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ayah dari Made Herry Pradipta (anggota 2009).
Om vayur anilam amrtam athedam bhasmantam sariram Om krato smara, klie smara, krtam smara.
(Yajur Veda XL.15)
Ya Hyang Widhi, Penguasa hidup, pada saat kematian ini semoga ia mengingat wijaksana suci Om, semoga ia mengingat Engkau Yang Maha Kuasa dan kekal abadi. Ingat pula kepada karmanya. Semoga ia mengetahui bahwa Atma adalah abadi dan badan ini akhirnya hancur menjadi abu.
Om Shanti Shanti Shanti Om
Hasil Rapat KMHB-STAN: Sabtu, 5 Desember 2010
Om Swastiastu
Rapat kali ini beragenda untuk memantapkan program kerja masing-masing seksi, dan ditambah dengan pembahasan beberapa isu aktual yang berkaitan dengan perjalanan Keluarga Mahasiswa Hindu-Budha Sekolah Tinggi Akuntansi Negara masa setahun kedepan.
Kegelisahan dan Ketakutan
oleh : Shri Danu D.P
Apakah Anda gelisah? Apakah Anda merasa susah hati? Apabila jawabannya adalah “ya”, maka Anda dianjurkan untuk terus membaca tulisan ini. Tulisan ini ditujukan kepada Anda dan mereka yang selalu merasa gelisah bahkan sampai saat kematiannya.
Kegelisahan dan kesedihan merupakan suatu kejahatan kembar yang datang berbarengan dan bergandengan. Mereka hidup bersama-sama di dunia ini. Jika Anda gelisah, maka Anda akan merasa susah! Dan jika Anda merasa susah maka Anda akan gelisah. Kita harus berani menghadapi kenyataan. Walaupun kita tidak dapat melarikan diri dari mereka, tapi kita tidak boleh membiarkan kejahatan kembar tersebut mengalahkan kita. Kita harus mengatasi mereka. Kita dapt melakukan dengan usaha kita sendiri, dengan kemantapan hati dan kesabaran. Dengan pengertianbenar dan menggunakan akal budhi dan kebijaksanaan, maka niscaya kita dapat mengalahkan perasaan kita, dan menghapuskan kegelisahan dan kesusahan kita.
Kegelisahan dalam diri kita dibuat oleh kita sendiri. Kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita, melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan-khayalan kita yang melambung serta kesalahan dalam menilai benda-benda. Hanya jika kita dapat melihat benda-benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatupun yang kekal di dunia ini bahkan keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang berlari kesana-kemari bahwa kekacauan di dalam pikiran kita yang tidak terlatih, untuk itu kita harus menempuh perjalanan jauh untuk mencari obat pembasmi kegelisahan dan kesusahan kita. Kita harus melatih perasaan dan pikiran untuk melupakan rasa keakuan, dan berusaha untuk dapat melayani serta berguna untuk kemanusiaan. Ini merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Banyak orang memiliki hawa nafsu dan kerinduan, ketakutan serta kecemasan, namun mereka tidak mau menyadarinya atau malu untuk mengakuinya bahkan kepada diri mereka sendiri. Dan perasaan-perasaan yang tidak berfaedah inipun memiliki kekuatan. Walau bagaimanapun usaha kita untuk menekannya, mereka akan mencari pelepasan dengan jalan merusak alat-alat tubuh sehingga menyebabkan penyakit-penyakit menahun. Semua ini dapat diatasi dengan cara-cara tepat dari meditasi atau pengembangan mental, karena pikiran yang tidak terlatih merupakan penyebab utama dari kegelisahan-kegelisahan tersebut.
Jika pikiran Anda sedang gelisah, janganlah ditunjukkan kegelisahan Anda pada setiap orang yang Anda temui. Anda harus menceritakan dan menyatakan kegelisahan Anda hanya kepada orang yang benar-benar dapat menolong Anda.
Betapa manisnya jika Anda memelihara senyum di wajah Anda meskipun banyak kesulitan menghadang di depan Anda. Hal ini tidaklah terlalu sulit hanya jika Anda benar-benar mencobanya. Banyak remaja yang terlalu bersusah hati ketika putus hubungan dengan kekasihnya, bahkan mereka sering merencanakan untuk bunuh diri karena dipaksa oleh kekecewaan dan putus asa. Beberapa diantaranya terpaksa menetap di rumah sakit jiwa. Banyak remaja yang patah hati yang menempuh kehidupan yang menyedihkan. Semua peristiwa yang malang ini terjadi disebabkan kurangnya pengertian tentang nilai-nilai yang sesungguhnya dari kehidupan.
Bagaimanapun, perpisahan merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Hal ini dapat terjadi kadang-kadang pada permulaan dari jalan kehidupan, kadang-kadang pada pertengahan, dan kadang-kadang pada akhir kehidupan. Dan hal ini tidak dapat dihindari. Kalau hal-hal seperti itu terjadi orang harus mencoba untuk mencari dimana letak penyebabnya. Walau bagaimanapun, kalau perpisahan terjadi di luar dugaannya, orang harus berani menerima kenyataan itu dengan menyadari sifat-sifat kehidupan yang sebenarnya. Namun, demikian sebenarnya tidaklah terlalu sulit bagi seseorang untuk mencari teman baru sebagai pengganti yang telah pergi, untuk mengisi kekosongan kalau kita benar-benar menghendaki.
“Dimanapun rasa ketakutan muncul ia hanya akan muncul pada orang yang bodoh, tidak pada orang bijaksana”. Ketakutan tidaklah lebih dari keadaan pikiran. Keadaan pikiran seseorang dapat menjadi subyek untuk mengendalikan dan memimpin. Penyalahgunaan pikiranlah yang menghasilkan ketakutan kita. Penggunaan yang benarlah yang mewujudkan harapan-harapan dan cita-cita kita, dan dalam hal ini pikiran sepenuhnya mengawasi pikirannya sendiri.
“Alam telah menganugerahi manusia untuk dapat mengendalikan seluruh isinya kecuali satu hal yaitu pikiran”. Kenyataan ini, diperkuat dengan kenyataan tambahan bahwa segala sesuatu yang diciptakan manusia dimulai dalam bentuk pikiran, hal ini menuntun seseorang untuk lebih menyadari bahwa ketakutan dapat diatasi. Pikiran tak ubahnya sebuah magnet yang hanya dapat menarik unsur yang sama yaitu besi. Demikian pula ketika kita berpikir yang negatif maka saat itu pula pikiran akan menarik energi negatif, dan pikiran yang baik dan benar akan menarik energi yang positif pula. Maka janganlah pernah berpikir negatif jika Anda tidak mau menimbun berbagai penyakit.
Obat yang terbaik untuk dapat mengatasi ketakutan adalah dengan mencoba untuk mengerjakan sesuatu untuk orang lain. Karena Anda tidak dapat memiliki dua pikiran yang berlawanan pada waktu bersamaan, salah satu pikiran akan selalu mengusir yang lain. Jika suatu saat pikiran Anda sedang terpusat hanya untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan apapun juga, maka rasa ketakutan tidak akan muncul di dalam pikiran Anda pada waktu yang sama.
“Kesusahan akan mengeringkan darah, lebih cepat daripada yang dilakukan oleh usia”. Rasa ketakutan, kegelisahan dan kecemasan yang tidak berlebihan merupakan nurani alamiah untuk menjaga diri. Namun, ketakutan yang terus-menerus, dan kegelisahan yang berkepanjangan merupakan musuh yang tak terduga bagi alat-alat tubuh manusia. Mereka mengacau jalannya fungsi-fungsi tubuh.
Jika Anda senantiasa belajar bagaimana membahagiakan orang lain dan hanya mengisi pikiran-pikiran Anda dengan hal-hal yang baik dan benar serta bermanfaat, maka Anda pun akan selalu berada dalam suasana hati dan pikiran yang tenteram dan bahagia. Hal ini disebabkan pikiran Anda tidak diijinkan untuk ditumpangi oleh rasa ketakutan, kegelisahan dan kecemasan.
-mumbul-
Pentab 2009, Kinerja Kurang Memuaskan
Itu adalah kesimpulan LPJ Pentab 2009 yang penuh Interupsi kemarin, ketika disampaikan berbarengan dengan rapat Perdana Kepengurusan KMHB 2009/2010 yang baru. Sebagaimana kita ketahui, Pentab 2009 telah dilaksanakan di Villa Swastika Ciawi Bogor pada tanggal 31 Oktober-1 November lusa. Pentab yang menelan dana sekitar 15,5 Juta yang mengakomodasi sekitar 110 peserta, dirasa berkinerja buruk. Mulai dari masalah Konsumsi, Fasilitas Villa, Acara, sampai Force Majeur yang belum diperhitungkan secara matang oleh panitia. Tampak perdebatan mengawali acara LPJ kemarin, beberapa peserta yang tidak puas menghujat panitia atas keteledoran panitia yang tidak sigap dalam menyediakan konsumsi untuk mereka.
Sebagai gambaran umum, Pentab 2009 diikuti oleh 110 Peserta (tahun lalu hanya 70-80 Peserta), dengan 4 Keberangkatan akibat kacaunya Jadwal Kuliah, akibatnya kerja Panitia yangt telah dimulai sejak 3 bulan sebelum Pentab dilaksanakan terkesan sia-sia. Pentab kali ini diperparah dengan hal-hal yang tidak terduga, dimulai dari Absennya Koordinator Acara karena sakit, Pulangnya beberapa panitia karena Tugas yang lain, Keberangkatan peserta yang sampai 4 kloter, Hujan Deras, Insiden salah seorang peserta yang mengalami kecelakaan di Kolam renang., Pemadaman Listrik, sampai Konsumsi yang dirasa kurang Bargizi.
Jika dilihat dari segi Keuangan, Acara Pentab yang 30 orang lebih banyak dari tahun sebelumnya, justru menghabiskan dana yang lebih sedikit, dan dengan iuran anggota yang tetap (tanpa memperhitungkan inflasi) tentu saja harus ada yang dikorbankan, dan itu adalah kesalahan Terbesar panitia yang berjumlah tidak lebih dari 20 orang, seharusnya Dana bisa diperbesar sehingga ketidakpuasan ini tidak terjadi.
Pentab 2009 mewisuda 19 Alumni KMHB angkatan 2006, dan Melantik 33 Anggota Baru (4 diantaranya perempuan). Pada Acara pemilihan Ketua dan Wakil Ketua yang Baru, terpilih saudara Putu Gede Yudistira Sebagai Ketua dan Nyoman Andri Juniawan Sebagai Wakil yang akan mengemban amanat menjalankan Roda pemerintahan KMHB selama setahun ke depan.
Acara itu ditutup dengan Ucapan terima kasih kepada Ketua Sebelumnya ( I Wayan Agus Eka), Wakil Ketua sebelumnya ( Kadek Dedy Indra Pramana), Mantan Bendahara, Mantan Sekretaris dan semua Mantan Koordinator Seksi yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga “ngayah” yang telah mereka berikan mendapatkan Pahala yang Baik dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dan pengurus yang Baru dapat terus meningkatkan Kualitas Kebersamaan dan Kekeluargaan KMHB yang kian tahun jumlah Anggotanya semakin besar.
Dalam kesempatan ini, kami Panitia Inti Pentab 2009 : Memohon Maaf atas Segala Ketidakbecusan dan Kegagalan kami dalam Menyelenggarakan Pentab 2009 yang bisa dikatakan masih banyak memiliki kekurangan, ini akan menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi kami untuk meingkatkan kualitas diri, dan sekaligus Saya Pribadi Mengucapkan Terima Kasih yang sebesar-besarnya bagi semua Panitia (you are the best for me), atas waktu, tenaga, materi dan semua pengorbanannya, semoga kita bisa memperbaiki diri.
Suksma.
KMHB STAN Sabet Juara I Kompetisi Futsal HFG UI 2009
Hindu For Generations 2009 yang diselenggarakan oleh KMHD UI baru kali ini turut mengundang KMHB STAN sebagai peserta pada ajang Kompetisi Futsal yang diikuti oleh 11 UKM Hindu se Jabodetabek dan Bandung, diantaranya : Universitas Indonesia, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Bina Nusantara, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gunadarma, Universitas Atmajaya, Institut Teknologi Bandung, Sekolah Tinggi Teknik PLN, Universitas Kristen Indonesia dan Universitas Trisakti.
Terdapat 13 Tim yang ikut meramaikan Kompetisi Futsal ini, karena 2 UKM Hindu masing-masing mengirimkan 2 Tim yakni KMHB STAN dan KMHD UI. KMHB STAN diwakili oleh Tim Utama (Lucky Day) dan Tim Bayangan (Service Pack), dan benar saja, pada pertandingan Pembuka yang dilaksanakan di Pertamina Hall Kampus FE UI Depok, Service Pack KMHB STAN dibantai oleh KMHB UNJ dengan skor telak 2-5, Tim Bayangan terpaksa harus tersisih pada awal2 pertandingan meskipun menyakitkan, karena kompetisi ini menganut sistem Gugur, sehingga praktis KMHB STAN hanya menyisakan Tim Utama (Lucky Day) pada kompetisi ini untuk bisa melaju ke babak selanjutnya karena jika Tim Utama Gugur maka dipastikan KMHB STAN akan pulang lebih awal dengan tangan Hampa.
Dan harapan itupun akhirnya dijawab dengan keberhasilan Lucky Day membabat lawan-lawannya mulai dari mengalahkan KMHD Atmajaya, Melumpuhkan UI 2, dan Melumat UG Spirit (Gunadarma/Juara Bertahan Tahun Lalu) dengan skor-skor yang cukup meyakinkan, keberhasilan menembus partai Final merupakan keberhasilan bersama baik Semua Pemain yang didukung Sorak-Sorai Supporter KMHB STAN yang tidak henti-hentinya menggetarkan Arena pertandingan, karena dengan kekuatan 42 Personel dari Bintaro, kita tidak mungkin akan diam begitu saja, karena memang target dari awal adalah membawa Pulang Juara I ke Kampus Jurangmangu tercinta.
Persiapan 2 Tim KMHB STAN sudah dimulai sejak seminggu sebelum pertandingan, dimulai dari seleksi pemain, hingga latihan 2 kali sebagai ajang pemanasan dan penyempurnaan strategi sebab KMHB STAN benar2 buta akan kekuatan lawan, karena ini adalah kompetisi yang baru pertama kali diikuti. Dengan bakat2 multitalenta yang dimiliki 80 Anggota KMHB untuk menyeleksi menjadi 20 orang saja tentu sangalah sulit, dan pada kesempatan ini, teman2 KMHB yang belum dapat bermain akan kita adu pada kompetisi-kompetisi selanjutnya.
Pada partai FINAL, KMHB STAN kembali bertemu dengan KMHB UNJ, hanya kali ini KMHB STAN baru diwakili oleh The Real Team (Lucky Day), sehinggga seluruh dukungan supporter yang memerahkan Pertamina Hall kala itu dijawab dengan sebuah Kemenangan telak 5-2 atas KMHB UNJ dan kitapun akhirnya bisa Pulang dengan kepala tegak.
Terima Kasih kepada seluruh Anggota KMHB STAN, mulai dari Para Pemain, Supporter, Yang ngurusin Konsumsi, Transportasi, Lapangan Crazy dan semuanya yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, dan Kepada panitia HFG 2009 yakni KMHD UI yang telah begitu ramah menyambut dan mengundang kami, kami ucapkan terima kasih. Kepada semua UKM Hindu Se-Jabodetabek dan Bandung, akhir kata: Kita Adalah Keluarga, Generasi Penerus Hindu, Generasi yang akan terus Bersatu untuk Membangun Hindu.
Satyam Eva Jayate.
Update Peta Lokasi Pentab 2009
Berikut ini adalah peta lokasi pentab 2009 setelah perbaikan. Semoga bli/mbok alumni bisa memaklumi dan jika masih terdapat kekeliruan bisa menghubungi contact person: Yudi 085 2371 656 79
Download Peta Lokasi Pentab 2009
Artikel lain yang berhubungan dengan pentab 2009:
Jadwal Keberangkatan PENTAB 2009
Kegiatan Selanjutnya: Pentab 2009!










